WhatsApp Image 2026 10 02 at 191742 750x536 1

GRESIK, Lingkar.news – Inflasi Gresik pada September 2026 tembus 3,19 persen secara tahunan atau year-on-year (y-on-y). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,43 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik mencatat, secara bulanan atau month-to-month (m-to-m), inflasi Gresik pada September 2026 sebesar 0,24 persen. Sementara secara kumulatif sejak awal tahun atau year-to-date (y-to-d), inflasi mencapai 1,93 persen.

Data tersebut tercantum dalam Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Kabupaten Gresik Nomor 21/10/3525/Th. VII tentang Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kabupaten Gresik September 2026 yang dirilis pada 1 Oktober 2026.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi kelompok pengeluaran yang memberikan andil paling besar terhadap inflasi tahunan Gresik, yakni 1,43 persen.

Di bawahnya, kelompok transportasi memberikan andil 0,43 persen. Kemudian kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,38 persen.

Data Inflasi Gresik

Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran memberikan andil 0,28 persen, sedangkan pendidikan sebesar 0,22 persen.

Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga memberikan andil 0,14 persen. Berikutnya, pakaian dan alas kaki sebesar 0,10 persen.

Adapun kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil 0,09 persen. Kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen.

Sementara itu, kelompok kesehatan memberikan andil 0,03 persen. Sedangkan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya memberikan andil 0,02 persen.

Data inflasi tersebut menjadi indikator perkembangan perubahan harga barang dan jasa di Kabupaten Gresik. Pergerakan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran turut memengaruhi angka inflasi daerah.

Rilis statistik tersebut disampaikan BPS Kabupaten Gresik dengan narasumber Bahrul Ulum, S.Si., MM., Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Gresik.

Penulis: HMS

Editor: Redaksi