
TULUNGAGUNG, Lingkar.news – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Tulungagung, Jatmiko Dwijo Seputro, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Jatmiko yang merupakan adik kandung Bupati Gatut Sunu Wibowo telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta bersama sebelas pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.
Ketua DPC PDIP Tulungagung Erma Susanti membenarkan adanya kader partainya yang ikut diamankan penyidik KPK.
“Iya, sementara kami menghormati dan mencermati proses di KPK,” kata Erma saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: KPK Bawa 12 Pejabat Tulungagung ke Jakarta, Susul Bupati Gatut Sunu
Jatmiko diketahui merupakan anggota DPRD Tulungagung periode 2024–2029. Ia diamankan bersama 12 pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Erma menyatakan pihaknya masih menunggu keputusan KPK terkait status hukum Jatmiko, apakah sebagai saksi atau tersangka.
“Saat ini masih dalam proses penentuan status para pihak yang dibawa ke KPK. Sikap partai menunggu dan menghormati proses yang berjalan,” ujarnya.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa dari 13 orang yang dibawa ke Jakarta, terdapat satu pihak di luar lingkungan Pemkab Tulungagung.
“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta terdiri atas bupati, sebelas orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang pihak lainnya,” kata Budi.
Baca juga: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK, Punya Harta Rp20,3 Miliar
Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Gatut Sunu Wibowo pada Jumat (10/4/2026) sore dan mengamankan uang dugaan suap senilai ratusan juta rupiah.
Pascapenangkapan, penyidik KPK memeriksa 18 orang, sebagian besar pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung.
Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Tulungagung secara maraton sejak Jumat (10/4/2026) malam hingga Sabtu (11/4/2026) pagi.
Sebanyak 12 orang kemudian dibawa menggunakan bus menuju Bandara Juanda untuk kemudian.diberangkatkan ke Jakarta, menyusul Bupatu Gatut yang sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
