narkoba

MADIUN, Lingkar.news Jajaran kepolisian di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menangani kasus empat oknum anggota Polri yang diduga terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Penanganan kasus bermula dari penangkapan seorang anggota Polres Madiun Kota berinisial HD oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Madiun. Dalam penangkapan tersebut, petugas menemukan barang bukti sabu seberat 8,4 gram di wilayah Kabupaten Madiun.

Pengembangan Kasus dan Tes Urine Positif

Dari hasil pengembangan perkara, Satresnarkoba Polres Madiun kembali mengamankan tiga anggota Polres Madiun Kota lainnya, masing-masing berinisial AG, DY, dan DN.

“Setelah dilakukan tes urine, hasilnya dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu,” ujar Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

Penanganan Pidana dan Kode Etik Dipisah

Kapolres menjelaskan bahwa penanganan kasus dilakukan sesuai kewenangan. Proses hukum pidana narkotika ditangani oleh Polres Madiun karena lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Madiun.

Sementara itu, proses pelanggaran kode etik dan disiplin sebagai anggota Polri ditangani oleh Polres Madiun Kota.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriadi membenarkan keterlibatan anggotanya dalam perkara tersebut.

“Tindakan tegas akan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam pemberantasan narkoba. Anggota tersebut sudah ditindak secara pidana oleh Polres Madiun, dan kami tindak lanjuti melalui proses kode etik Polri,” kata Wiwin.

Data Kasus Narkoba Oknum Polisi Madiun

Berdasarkan data Satresnarkoba Polres Madiun Kota, selama tahun 2025 terdapat satu anggota Polri yang terlibat kasus narkotika dan menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Sementara itu, Satresnarkoba Polres Madiun mencatat selama tahun 2025 terdapat empat anggota Polri yang terlibat kasus narkotika dan diproses melalui sidang KKEP.

Kapolres menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian penting institusinya untuk diberantas karena melanggar hukum, utamanya adalah yang melibatkan anggota Polri sebagai aparat penegak hukum.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki