dirjen pemberdayaan kp2mi m fachri mendoakan jenazah pmi asal sumbawa

JAKARTA, Lingkar.news Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan pendampingan penuh terhadap Ningsih Hati bt Ayun Muhrin, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang meninggal dunia pada Rabu (19/2/2026) pukul 08.10 WIB.

Almarhumah mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari di RS Polri Kramat Jati akibat komplikasi gagal ginjal stadium 3.

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI M. Fachri bersama Kepala Balai P3MI DKI Jakarta Arman Muis hadir langsung di rumah sakit mewakili Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin.

Dipulangkan dari Malaysia, Dirujuk ke RS Polri

Sebelumnya, almarhumah dipulangkan dari Kuala Lumpur dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 5 Februari 2026 berdasarkan komunikasi resmi dengan KBRI Kuala Lumpur.

Setibanya di Indonesia, KP2MI melalui BP3MI langsung memberikan pendampingan. Setelah menjalani observasi di Rumah Ramah BP3MI Banten, kondisi kesehatannya memburuk sehingga dirujuk ke RS Polri Kramat Jati pada 7 Februari 2026 dengan keluhan mual, muntah, nyeri kepala, dan diare.

Meski telah mendapat penanganan intensif, kondisi almarhumah tidak tertolong.

KP2MI mendampingi dan mengantar pulang PMI asal Sumbawa yang wafat di RS Polri Kramat Jati, seluruh proses ditanggung negara.
Dirjen Pemberdayaan KP2MI M. Fachri turut mengangkat peti jenazah Ningsih Hati, PMI asal Sumbawa NTB yang meninggal di RS Polri . (Dok. KP2MI/Lingkar.news)

KP2MI Pastikan Seluruh Biaya Ditanggung Negara

Dirjen Pemberdayaan KP2MI M. Fachri menegaskan kehadiran pemerintah bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab nyata negara.

“Atas arahan Menteri P2MI Bapak Mukhtarudin, kami memastikan seluruh proses perawatan, pemulasaran, hingga pemulangan ke Sumbawa dilaksanakan secara cepat, layak, dan bermartabat. Semua biaya ditanggung oleh negara,” ujarnya.

Koordinasi dengan keluarga di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dilakukan secara intensif agar proses pemulangan jenazah berjalan sesuai harapan keluarga.

Komitmen Pelindungan PMI Secara Menyeluruh

Peristiwa ini menegaskan kembali komitmen KP2MI bahwa pelindungan pekerja migran tidak berhenti saat mereka kembali ke Tanah Air.

Dari proses pemulangan, perawatan medis, hingga pemulangan jenazah ke kampung halaman, negara memastikan setiap PMI mendapatkan penghormatan dan perlindungan yang layak.

Sumber: KP2MI
Editor: Basuki