
JAKARTA, Lingkar.news – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 atas nama Presiden Prabowo Subianto mencapai Rp2.066.764.868.191.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan detail LHKPN Prabowo senilai sekitar Rp2,06 triliun tersebut kini sudah dapat diakses publik melalui laman elhkpn.kpk.go.id.
“LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Budi mengatakan KPK memandang pelaporan harta kekayaan oleh Presiden Prabowo menjadi teladan positif bagi pejabat publik di Indonesia.
“Pelaporan atas kepemilikan harta kekayaan secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun kelengkapan dan kebenaran pelaporan, merupakan teladan positif bagi para pejabat publik dalam upaya pencegahan korupsi,” katanya.
Berdasarkan data LHKPN yang diakses melalui laman tersebut, harta Presiden Prabowo terdiri atas dua bidang tanah serta delapan aset tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp323.758.593.500.
Salah satu aset berupa tanah seluas 48.970 meter persegi di Bogor, Jawa Barat (Jabar), yang tercatat bernilai Rp10 miliar.
Sementara aset tanah dan bangunan terbesar berada di Jakarta Selatan dengan luas tanah 8.365 meter persegi dan bangunan 2.175 meter persegi yang nilainya mencapai Rp178.400.575.000.
Selain itu, Prabowo juga tercatat memiliki tanah dan bangunan di Bogor, Jabar, dengan luas tanah 10.000 meter persegi dan bangunan 800 meter persegi senilai Rp4,5 miliar.
Untuk alat transportasi, Presiden Prabowo memiliki tujuh mobil dan satu sepeda motor dengan total nilai Rp1.258.500.000.
Kendaraan tersebut meliputi mobil Toyota Alphard, Honda CR-V, dua unit Land Rover, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero, Toyota Lexus, dan motor Suzuki.
Presiden juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp16.464.523.500, surat berharga senilai Rp1.677.239.000.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp48.044.251.191.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
