
Jember, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menorehkan prestasi melalui penyelenggaraan Kirab Ancak Agung yang memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Sebanyak 867 ancak diarak dari Jalan Gajahmada menuju Alun-Alun Kabupaten Jember dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Senior Representative MURI, Ari Andriani, menyampaikan bahwa jumlah ancak tersebut melampaui capaian sebelumnya. “Jumlah tersebut kembali memecahkan rekor yang sebelumnya juga dicatatkan Jember sebanyak 449 ancak agung dan tahun ini sebanyak 867 ancak, sehingga menjadi yang terbanyak,” ujar Ari.
Selain kirab ancak, rekor MURI juga diraih melalui gunungan suwar-suwir, yakni makanan ringan khas Jember, yang disusun hingga mencapai ketinggian 3,7 meter dengan melibatkan 1.600 bungkus suwar-suwir.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) ini mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Menguatkan Ukhuwah, Mengangkat Marwah Jember” ini menjadi momentum untuk merawat nilai tradisi, memperkuat gotong royong, serta meningkatkan solidaritas antarmasyarakat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan pentingnya menjaga persatuan melalui perayaan hari besar nasional dan keagamaan. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI sama-sama membawa pesan penting tentang persaudaraan, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama,” ungkap Fawait.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga menunjukkan dukungan kemanusiaan terhadap bangsa Palestina. “Sikap tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan hak segala bangsa,” tuturnya.
Kirab tahun ini melibatkan 867 peserta dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, kelurahan, desa, sekolah, hingga lembaga kemasyarakatan. Acara ditutup dengan rebutan gunungan hasil bumi oleh masyarakat yang telah memadati Alun-Alun Jember.
Pewarta: Agung Suryono
Editor: Saiful Muhlis
