
GRESIK, Lingkar.news – Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 menjangkau seluruh penerima, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Nur Fuad Indra Mitra mengatakan, kondisi geografis Kabupaten Gresik menjadi salah satu perhatian dalam proses distribusi bantuan. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat desa terus dilakukan.
“Komitmen kami memastikan bantuan pangan tersalurkan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan dalam kondisi yang baik,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Gresik, baru-baru ini.
Bantuan tersebut menyasar 156.121 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Gresik. Bulog menyiapkan total 4.683.630 kilogram atau 4.683,63 ton beras yang akan disalurkan secara bertahap.
Nur Fuad mengatakan, distribusi dilakukan dengan melibatkan Pemkab Gresik, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, pemerintah kecamatan dan desa, serta pendamping di lapangan.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai target sekaligus menyesuaikan karakteristik wilayah penerima.
“Koordinasi dengan seluruh pihak terus kami lakukan agar penyaluran dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bantuan Pangan Ditarget Rampung 9 September 2026
Bulog menargetkan seluruh bantuan alokasi Juli-September 2026 tersebut selesai disalurkan pada 9 September 2026. Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan.
Perhatian khusus diberikan terhadap wilayah kepulauan. Bulog memastikan proses distribusi tetap mempertimbangkan kondisi geografis Gresik agar masyarakat di wilayah tersebut tidak tertinggal dalam penyaluran.
Sebelumnya, bantuan pangan secara simbolis telah diserahkan kepada 142 PBP di Desa Dukunanyar, Kecamatan Dukun, dengan total beras sebanyak 4.260 kilogram.
Selain itu, Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyalurkan bantuan pangan kepada 9.932 warga Kecamatan Dukun pada Kamis (20/8). Penyaluran tersebut dilakukan bersamaan dengan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada 263 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penulis: HMS
Editor: Redaksi
