bupati jember muhammad fawait di dinas pendidikan jember 750x536 1

JEMBER, Lingkar.news Proses seleksi Beasiswa Cinta Bergema Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berjalan. Sebanyak 7.566 pendaftar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.

Pemkab Jember melalui Dinas Pendidikan menyampaikan perkembangan program tersebut pada Rabu (2/9/2026), termasuk tahapan seleksi dan pengumuman hasil administrasi bagi calon penerima beasiswa.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, program Beasiswa Cinta Bergema merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui media sosial maupun kanal pengaduan Wadul Gus’e.

Menurutnya, salah satu hal yang banyak ditanyakan masyarakat adalah kepastian tahapan penerimaan beasiswa, termasuk untuk angkatan 2025 dan tahap kedua tahun anggaran 2026.

“Pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan Rabu malam ini pukul 20.00 WIB,” ujar Gus Bupati.

Gus Fawait menegaskan, karena program Beasiswa Cinta Bergema menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Salah satunya, calon penerima wajib merupakan warga Kabupaten Jember. Selain itu, berkas pendaftar harus melalui proses verifikasi administrasi dari pihak perguruan tinggi serta pencocokan data kependudukan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Calon penerima juga harus berstatus sebagai mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa lain yang berpotensi menyebabkan tumpang tindih pembiayaan atau double cover.

Dari sekitar 11.000 pendaftar Beasiswa Cinta Bergema, sebanyak 7.566 orang lolos seleksi administrasi. Namun, jumlah tersebut belum menjadi angka final penerima beasiswa.

Pemkab Jember nantinya akan menetapkan sekitar 4.200 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Cinta Bergema, sesuai dengan kuota yang tersedia.

“Yang lolos administrasi sekitar 7.566 orang. Nanti kuota akhirnya kurang lebih 4.200 penerima,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Hafid Nurul Yasin menjelaskan bahwa verifikasi administrasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perguruan tinggi dan Dispendukcapil.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan keabsahan data pendaftar, termasuk status mahasiswa aktif serta kesesuaian data domisili dan kependudukan.

“Prosesnya kami lakukan secara terbuka. Kalau ada masukan atau kendala, masyarakat bisa menyampaikannya melalui Wadul Gus’e,” ungkap Hafid.

Hafid juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan kendala maupun informasi yang berkaitan dengan proses seleksi melalui kanal pengaduan tersebut.

Dengan diumumkannya hasil seleksi administrasi, Beasiswa Cinta Bergema Jember kini memasuki tahapan lanjutan. Pemkab Jember berharap beasiswa tersebut dapat diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi seluruh persyaratan dan benar-benar membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.

Jurnalis: Agung
Editor: Basuki