1787560178 serahkan bantuan di benjeng wabup alif buka ruang warga sampaikan keluhan cPCY4g 750x536 1

GRESIK, Lingkar.news – Wabup Gresik Asluchul Alif meminta masyarakat Kecamatan Benjeng menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi kepada pemerintah daerah. Hal itu disampaikan saat penyaluran bantuan pangan Bulog dan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) di Pendopo Kecamatan Benjeng, baru-baru ini.

Alif mengatakan, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga perlu mengetahui persoalan yang dirasakan masyarakat di lapangan. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Pemkab Gresik di Benjeng antara lain infrastruktur jalan, banjir, dan sektor pertanian.

“Tadi pagi saya rapat, salah satunya membahas bantuan untuk masyarakat. Kami bersama pak bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik juga memikirkan kondisi Benjeng, mulai dari jalan, banjir sampai pertanian. Karena itu, kalau ada persoalan yang dirasakan panjenengan semua, monggo disampaikan,” ujar Wabup Alif.

Selain persoalan wilayah, Alif mengingatkan masyarakat mengenai akses pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Gresik. Program tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, jaminan akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi bagian dari pelayanan dasar yang harus dipastikan diterima masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Gresik menyalurkan BLT DBHCHT kepada masyarakat Benjeng. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada 262 penerima.

Penerima terdiri atas 142 buruh tani tembakau, empat buruh pabrik rokok, dan 116 masyarakat lainnya. Masing-masing penerima memperoleh Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan atau total Rp900 ribu.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan menggandeng PT Pos Indonesia. Selain memastikan bantuan diterima penerima yang berhak, PT Pos Indonesia juga membantu menyalurkan bantuan kepada penerima yang memiliki kondisi tertentu sehingga tidak dapat hadir langsung.

Selain BLT DBHCHT, bantuan pangan dari Bulog juga disalurkan untuk periode Juli, Agustus, dan September. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram selama tiga bulan.

Khusus Kecamatan Benjeng, bantuan pangan tersebut menyasar 10.364 penerima dengan total alokasi 310.920 kilogram atau sekitar 310,9 ton beras.

Sementara di seluruh Kabupaten Gresik, bantuan pangan dialokasikan kepada sekitar 156.121 penerima. Total beras yang disalurkan mencapai sekitar 4.683.630 kilogram atau 4.683 ton selama tiga bulan.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Gresik memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk menerima langsung aspirasi warga di tingkat kecamatan.

Penulis: HMS

Editor: Redaksi