Kemen PKP identifikasi konsep penataan Kayutangan untuk kawasan padat 750x536 1

Malang, Lingkar.news – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengidentifikasi konsep penataan kawasan wisata Kayutangan Heritage di Kota Malang, Jawa Timur. Konsep ini akan diterapkan sebagai model pengembangan area permukiman padat penduduk di Indonesia.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menyatakan bahwa Menteri PKP Maruarar Sirait menilai konsep pengembangan Kayutangan menarik. Hal ini dikarenakan konsep tersebut melibatkan dan mengakomodasi masukan dari masyarakat.

“Pak Menteri sudah melihat langsung, yang menarik dan kami sedang mempelajari secara lebih detil adalah keberhasilan program karena partisipasi masyarakat,” kata Sri Haryati, Jumat, 2 Januari 2025.

Sri Haryati menjelaskan bahwa pelibatan masyarakat mampu memberikan nilai lebih terhadap penataan Kayutangan. Ini pada akhirnya menjadikan kawasan tersebut sebagai wajah pariwisata bagi Kota Malang.

Dia menambahkan, Kayutangan Heritage tidak hanya berfokus pada penataan bangunan, tetapi juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dengan memaksimalkan pendanaan dari pusat maupun daerah.

“APBN ada yang masuk ya dulu, APBD juga,” ucapnya.

Keterpaduan pola pelaksanaan penataan kawasan Kayutangan tersebut turut membuahkan prestasi. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat berhasil menyabet predikat terbaik di tingkat nasional.

Oleh karena itu, Sri Haryati menyampaikan bahwa pihaknya berkeinginan untuk memunculkan sistem tata kelola kawasan yang bersifat holistik, sambil tetap mempertahankan kearifan lokal.

ALTERNATIF JUDUL :
1. Kemen-PKP Pelajari Penataan Kayutangan Malang untuk Model Kawasan Padat
2. Partisipasi Warga Kunci Sukses Kayutangan, Dilirik Kemen-PKP Jadi Model Nasional
3. Penataan Kayutangan Heritage Malang Jadi Acuan Pengembangan Permukiman

TAGS: Kemen-PKP, Kayutangan Heritage, Malang, Permukiman Padat, Tata KotaKemen-PKP, Kayutangan Heritage, Malang, Permukiman Padat, Tata Kota