
Jember, Lingkar.news – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Dusun Baban, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang mengalami kekeringan ekstrem akibat musim kemarau.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, pada Selasa (4/8/2026) menjelaskan bahwa dampak musim kemarau di Kecamatan Silo menyebabkan warga di Dusun Baban Timur mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari yang telah berlangsung sejak Juli 2026.
Edy menyebutkan bahwa kendala utama di wilayah tersebut adalah minimnya infrastruktur air. Berdasarkan keterangan warga, di Dusun Baban Timur RW 07 juga belum ada pipanisasi, sehingga warga satu-satunya hanya mengandalkan air bersih dari sumur.
Kondisi saat ini sangat memprihatinkan karena sumur warga yang memiliki kedalaman hingga 15 meter telah kering total, sehingga memaksa warga menempuh jarak 3 kilometer menuju sungai terdekat untuk mencukupi kebutuhan air.
Data menunjukkan terdapat sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak krisis air bersih, yang tersebar di RT 01 sebanyak 45 KK dan RT 02 sebanyak 40 KK di RW 07.
Sebagai langkah penanganan, BPBD Jember mendistribusikan bantuan tandon air dengan kapasitas 1.200 liter serta menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon-tandon yang telah disediakan.
Petugas melakukan pengisian air bersih di Desa Garahan untuk kemudian didistribusikan ke warga Dusun Baban, sehingga diharapkan distribusi air bersih bisa dilakukan secara bertahap.
Penyaluran bantuan ini dilakukan setelah adanya permohonan dari perangkat desa setempat yang ditindaklanjuti dengan asesmen lapangan oleh petugas BPBD.
Telah terdistribusi bantuan air bersih pertama sebanyak 5.000 liter air ke lokasi terdampak dan kami juga menyediakan tandon air sebanyak 4 buah di sana.
BPBD Jember memberikan rekomendasi untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi terdampak Dusun Baban dengan kapasitas 5.000 liter air setiap 2 hari sekali agar warga setempat tidak lagi mengalami krisis air bersih.
Pewarta: Agung Suryono
Editor: Saiful Muhlis
