
SURABAYA, Lingkar.news – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas penetapan tiga tokoh asal provinsi setempat yaitu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, dan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional tahun 2025.
Khofifah menilai ketiganya merupakan sosok teladan yang mencerminkan keberanian moral, ketulusan perjuangan, serta nilai-nilai kemanusiaan.
“Atas nama masyarakat Jawa Timur, kami menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Penetapan Gus Dur, Syaikhona Muhammad Kholil dan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional bukan hanya bentuk penghormatan negara, tetapi juga pengakuan atas keberanian moral dan ketulusan perjuangan beliau dalam menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebangsaan,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulis di Surabaya, Senin, 10 November 2025.
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai tokoh humanis dan pluralis yang konsisten memperjuangkan hak asasi manusia, kebebasan beragama, serta penghormatan terhadap keberagaman.
Semasa hidupnya, Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia dan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU).
Sementara itu, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan merupakan ulama kharismatik asal Madura yang dikenal sebagai guru dari para kiai besar pendiri pesantren, termasuk KH Muhammad Hasyim Asy’ari, pendiri NU.
Ia berperan penting dalam menanamkan semangat cinta tanah air serta membangkitkan kesadaran nasional di kalangan santri.
Adapun Marsinah, buruh perempuan asal Nganjuk, dikenang sebagai simbol perjuangan melawan ketidakadilan dan pelanggaran hak-hak pekerja.
Ia wafat secara tragis pada tahun 1993 dan hingga kini menjadi ikon keberanian perempuan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh.
Khofifah menilai penetapan ketiganya sebagai Pahlawan Nasional merupakan momentum penting untuk menanamkan kembali nilai perjuangan dan kemanusiaan kepada generasi muda Jawa Timur.
“Jawa Timur patut berbangga, karena dari tanah ini lahir tokoh-tokoh besar yang memberikan makna sejati tentang arti perjuangan. Semoga semangat Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah menginspirasi generasi penerus untuk terus bergerak, melanjutkan perjuangan dengan cara-cara damai, bermartabat, dan berkeadilan,” tutur Khofifah.
Jurnalis: Ant
Editor: Rosyid