
SURABAYA, Lingkar.news – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan truk Program Etalase Pengendali Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile guna mengendalikan inflasi di 15 kabupaten/kota di wilayah Jatim.
“Truk EPIK ini insyaallah akan beroperasi di 15 kabupaten/kota. Mari kita berangkatkan truk yang hari ini akan ke Bangkalan dengan mengucapkan basmalah. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan membawa manfaat barokah,” ujar Khofifah saat pelepasan kendaraan dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/2/2026).
EPIK Mobile Jangkau 15 Daerah di Jatim
Pelepasan truk EPIK Mobile menjadi bagian dari rangkaian High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemprov Jatim.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan instansi vertikal, bupati/wali kota dari 38 daerah, serta perwakilan pelaku usaha.
Pada tahap awal, EPIK Mobile akan menjangkau 15 kabupaten/kota, dengan distribusi perdana menuju Kabupaten Bangkalan.
Bawa Komoditas Pangan Strategis
Dalam operasionalnya, EPIK Mobile membawa sejumlah komoditas pangan strategis, antara lain beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR 2 ton, minyak goreng 100 karton, serta gula pasir 1 ton.
Khofifah menjelaskan, program EPIK merupakan bentuk integrasi pengendalian inflasi di Jawa Timur sekaligus implementasi strategi 4K TPID, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
“EPIK ini program perwujudan integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur dan bentuk implementasi dari strategi 4K TPID,” katanya.
Sinergi Pemprov Jatim dan Bank Indonesia
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, selaku Wakil Ketua II TPID dan TP2DD Jatim, atas dukungan hibah kendaraan untuk pengendalian inflasi.
Menurutnya, stabilisasi harga dan penguatan ekonomi daerah tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak.
“Penguatan ekonomi, stabilisasi harga, juga pengendalian inflasi adalah tugas kita bersama. Tidak mungkin kita bisa menjaga ketahanan pangan tanpa sinergitas,” ujarnya.
Ke depan, program EPIK Mobile akan terus dikembangkan agar menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, sehingga distribusi pasokan pangan lebih merata dan inflasi tetap terjaga.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
