anggota komisi viii dpr ri nanang samodra serahkan bantuan penanganan dampak gempa bumi pacitan

PACITAN, Lingkar.news Pemerintah menyalurkan bantuan logistik dan penanganan darurat senilai Rp351,8 juta untuk mendukung penanganan dampak gempa bumi magnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Nanang Samodra, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak selama masa tanggap darurat.

“Kami ingin memastikan negara benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan membantu kebutuhan dasar warga terdampak gempa,” kata Nanang usai penyerahan bantuan di Kantor BPBD Pacitan, Minggu (8/2/2026).

Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Bantuan yang disalurkan mencakup 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, satu unit tenda pengungsi, 50 paket kasur lipat, serta 30 unit tenda keluarga yang akan digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.

Nanang menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan gempa seperti Pacitan melalui simulasi kebencanaan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.

Bantuan Sesuai Kebutuhan Lapangan

Sementara itu, Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo, mengatakan penentuan jenis bantuan didasarkan pada hasil kajian kebutuhan di lapangan.

“Bantuan ini mencakup kebutuhan langsung masyarakat maupun dukungan sarana penanganan bencana bagi pemerintah daerah. Kami mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan bencana, baik secara teknis, penyediaan logistik, maupun peningkatan kapasitas penanggulangan bencana,” jelas Pangarso.

Apresiasi Pemerintah Daerah

Sekretaris Daerah Pacitan, Heru Wiwoho, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam penanganan darurat pascagempa dan memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat untuk membantu percepatan penanganan pascagempa,” ujarnya.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki