
GRESIK, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik memperkenalkan Portal Perlinsos Digital untuk memudahkan masyarakat mendaftar, memantau, dan mengajukan sanggahan terkait bantuan sosial (bansos). Layanan Kementerian Sosial tersebut terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna mendukung pendataan penerima bantuan.
Pengenalan layanan tersebut dilakukan dalam kegiatan Rembuk Akur Warga 2026 bertema Gresik Lebih Baik di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Selasa (13/10/2026).
Melalui portal tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses pendataan calon penerima bansos secara mandiri. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan warga untuk mengusulkan masyarakat yang membutuhkan bantuan melalui peran sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memperluas jangkauan pendataan, termasuk bagi warga yang membutuhkan bantuan tetapi belum terdata.
“Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.
Portal Perlinsos Digital dan Agen Masyarakat
Ia menjelaskan, peran agen Perlinsos dijalankan secara sukarela tanpa imbalan atau honorarium. Keterlibatan warga diharapkan menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu pemerintah menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegasnya.
Penggunaan IKD menjadi bagian penting dalam layanan tersebut untuk memastikan keaslian identitas masyarakat. Karena itu, warga, termasuk penerima bansos, didorong untuk memiliki dan mengaktifkan IKD.
Pemkab Gresik menyediakan layanan aktivasi IKD melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Melalui pemanfaatan Portal Perlinsos Digital dan keterlibatan masyarakat, Pemkab Gresik berharap proses pendataan serta pengawasan penyaluran bansos dapat berjalan lebih transparan. Upaya ini juga diharapkan membantu memastikan bantuan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Penulis: HMS
Editor: Redaksi
