
JEMBER, Lingkar.news – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) akan melakukan uji coba perubahan arah lalu lintas di Jalan Diponegoro mulai Senin, 5 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.
Kebijakan ini menyasar kendaraan dari arah utara yang kini diarahkan menuju selatan ke Jalan Trunojoyo guna memecah kepadatan di kawasan Pasar Tanjung.
Langkah ini diambil setelah pemantauan memperlihatkan kemacetan di sejumlah titik usai penerapan rekayasa lalu lintas sebelumnya.
Antrean kendaraan tampak mengular di Jalan Ahmad Yani segmen Pemkab Jember–Tugu Koperasi, Jalan Trunojoyo segmen Tugu Koperasi–Simpang Fore, dan Simpang Tiga Gajah Subroto.
Penyesuaian rute ini sekaligus menjawab aduan warga melalui kanal Wadul Gus’ e dan media sosial.
Pengendara dari arah Gebang maupun Sultan Agung yang hendak menuju Talangsari dan Pasar Tanjung merasa jalur sebelumnya terlalu memutar, menambah waktu tempuh, serta menumpuk kendaraan di titik macet.
Penerapan arus baru tersebut diharapkan mampu membagi beban jalan agar tidak lagi berpusat di koridor Jalan Ahmad Yani dan Tugu Koperasi.
Dishub Jember menekankan penataan ini masih bersifat sementara untuk mengukur dampak riil di jalan raya.
Pelaksanaan tersebut merupakan uji coba dalam rangka evaluasi MRLL, sehingga efektivitasnya akan terus dipantau berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan, terutama terhadap tingkat kepadatan, antrean, waktu tempuh, serta aksesibilitas masyarakat.
Selama uji coba, personel gabungan Dishub dan Satlantas disiagakan untuk penyesuaian rambu, penataan parkir, serta pengamanan di titik rawan seperti segmen Simpang Semar hingga Simpang Samahudi dan persimpangan Jalan Trunojoyo.
Warga diimbau mengikuti arahan petugas dan mematuhi rambu sementara yang dipasang.
Hasil pengamatan di lapangan bakal menjadi pijakan Forum LLAJ Jember untuk menentukan penataan lalu lintas permanen di kawasan Pasar Tanjung.
Jurnalis: Agung Suryono