
MATARAM, Lingkar.news – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengajak semua kader partai di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk belajar kepada senior yang sudah dulu berpartai politik sebelum masuk PSI.
Hal itu diungkapkan Kaesang saat melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI NTB dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI kabupaten/kota se-NTB, dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Kota Mataram, Sabtu (2/5/2026).
Pada kesempatan itu, Kaesang melantik Lalu Budi Suryata sebagai Ketua DPW PSI NTB. Lalu Budi Suryata merupakan mantan Sekretaris PDIP NTB.
Selain itu, sejumlah tokoh yang sebelumnya berkiprah di partai lain seperti Demokrat, NasDem, dan PPP juga turut masuk dalam jajaran pengurus yang dilantik.
“Kita di sini sekarang banyak senior yang sudah bergabung dengan PSI, banyak senior yang sudah 3 atau 4 periode di DPRD. Teman-teman harus bisa menyerap ilmu dari beliau-beliau ini,” kata Kaesang saat memberikan sambutan.
“Kalau memang teman-teman punya niat untuk menjadi anggota dewan juga, belajarlah dari beliau-beliau ini yang sudah berpengalaman,” sambungnya..
Rakerwil menjadi momentum penguatan struktur partai di seluruh tingkatan, mulai dari DPW, DPD, hingga DPC di seluruh wilayah NTB. Penguatan struktur hingga ke akar rumput ini untuk persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Langkah tersebut bagian dari upaya PSI untuk menjadi partai besar dan menargetkan kursi parlemen pada Pemilu 2029. Kaesang menekankan pentingnya menjaga marwah partai dan kedekatan dengan masyarakat lokal.
“Saya titip PSI di Nusa Tenggara Barat. Jaga kepercayaan masyarakat dan pastikan kehadiran kita memberikan dampak nyata bagi pembangunan di NTB,” ujar putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut.
Sementara itu, Lalu Budi Suryata mengatakan penyelenggaraan Rakerwil ini fokus pada pemantapan konsolidasi organisasi guna memastikan seluruh mesin partai bekerja secara optimal 100 persen.
Rakerwil juga membahas penyelarasan program kerja yang relevan dengan kebutuhan daerah, seperti isu ekonomi makro, infrastruktur, hingga kesejahteraan sosial.
“Pesan dari Mas Ketum adalah amanah. Kami di NTB siap bergerak serentak untuk memastikan struktur organisasi solid hingga 100 persen, karena tanpa struktur yang jelas, narasi perubahan hanyalah angan-angan,” tandasnya.
Jurnalis: Hms
Editor: Basuki
