
BOJONEGORO, Lingkar.news – Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan penyaluran gas atau elpiji kepada masyarakat akan dialihkan melalui Koperasi Merah Putih.
Distribusi elpiji melalui Koperasi Merah Putih, kata Budi Arie, sudah dibuatkan peraturannya melalui Keputusan Menteri ESDM. Peraturan tersebut juga mengatur distribusi kebutuhan rakyat lainnya seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk.
“Hari ini saya mau kasih kabar bahwa Kementerain ESDM sudah mengeluarkan Kepmen bahwa nanti LPG akan disalurkan dan didistribusikan langsung ke kopdes-kopdes. Habis itu pupuk, setelah itu beras dari Bulog. Semua nanti disalurkan lewat Kopdes Merah Putih,” terang Budie Arie dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Ke-78 di Jawa Timur, Kamis, 17 Juli 2025.
Alasan penyaluran elpiji hingga pupuk melalui koperasi tersebut menurut Budi Arie karena barang-barang tersebut merupakan barang subsidi sehingga penyalurannya harus melalui lembaga public, seperti Koperasi Merah Putih.
“Jadi apalagi yang ditakutkan dari kopdes ini? Pasti untung dan bisa memberi manfaat buat masyarakat banyak. Koperasi desa mirip orang makan cabai, langsung terasa pedasnya. Kalau yang lain, kita bangun jalan dampaknya baru lima sampai tujuh tahun, tapi kalau kopdes langsung terasa,” terangnya.
Menkop Jadikan Koperasi Merah Putih Pusat Pelayanan Kebutuhan Rakyat
Pada kesempatan itu Budi Arie menegaskan Koperasi Merah Putih merupakan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia menekankan keadilan bukanlah hadiah, melainkan perjuangan untuk mewujudkan pengelolaan ekonomi yang berkeadilan agar rakyat dapat merasakan manfaat terbaik.
Budi Arie juga menegaskan bahwa koperasi harus menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat yang mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
Ia berharap dengan semangat gotong royong dan dedikasi dari seluruh elemen masyarakat, koperasi dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih akan dilaksanakan pada 21 Juli 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Jawa Tengah.
Menurut data Kementerian Hukum melalui Direktorat Jenderal Administasi Hukum Umum (Ditjen AHU) telah mengesahkan 80.068 Badan Usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Saat ini sudah ada 103 koperasi percontohan yang diharapkan bisa menjadi model dan inspirasi bagi desa lain.
