1791639809 sekolah rakyat gresik diperkuat pemkab biayai bimbingan belajar hingga pendampingan mengaji vTFZVe 750x536 1

GRESIK, Lingkar.news – Sebanyak 405 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Gresik mendapat dukungan pendidikan berupa bimbingan akademik dan pendampingan keagamaan. Program tersebut dijalankan untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter.

Dukungan akademik diberikan melalui program bimbingan belajar bersama Ruangguru yang dibiayai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara pendampingan keagamaan dilakukan melalui kegiatan mengaji yang melibatkan guru Al-Qur’an, guru tahfiz, dan imam masjid.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Karena itu, pelaksanaannya membutuhkan dukungan dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Salah satu bentuk dukungan Pemkab Gresik ialah memfasilitasi bimbingan belajar bagi siswa SMA, khususnya untuk memperkuat kemampuan akademik dan mempersiapkan mereka menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Saat ini, program bimbingan bersama Ruangguru diikuti 75 siswa kelas XI. Kegiatan berlangsung selama 90 menit dalam setiap pertemuan, disertai pre-test dan post-test untuk memantau perkembangan kemampuan siswa.

Jadwal Bimbingan Siswa Sekolah Rakyat Gresik

Kabupaten Gresik

Jadwal bimbingan dilaksanakan setiap Selasa dan Rabu pukul 19.00–20.30 WIB serta Jumat pukul 10.00–11.30 WIB. Siswa juga memperoleh akses premium Ruang Belajar untuk jenjang SMA dan materi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), termasuk video pembelajaran, latihan soal, fitur ADAPTO, serta tes minat dan bakat.

Program tersebut diharapkan membantu siswa memetakan potensi sejak dini sekaligus mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik Rangga Pratama mengatakan, program pendidikan di sekolah tersebut mencakup tiga komponen utama, yakni akademik, pengembangan siswa, dan kehidupan asrama.

“Program bersama Ruangguru ini diinisiasi oleh Pemkab Gresik untuk meningkatkan kompetensi siswa, mempersiapkan mereka menghadapi TKA, serta mendukung mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami berharap potensi anak-anak dapat dipetakan sejak dini sehingga setelah lulus, mereka lebih mudah menentukan arah masa depan,” ungkap Rangga.

Selain bimbingan akademik, Pemkab Gresik juga memberikan perhatian pada pendidikan keagamaan. Seluruh siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA mendapat pendampingan mengaji lima kali dalam sepekan dengan dukungan guru Al-Qur’an, guru tahfiz, dan imam masjid.

Dinas Sosial Kabupaten Gresik juga menyediakan khatib untuk pelaksanaan salat Jumat sebagai bagian dari pembinaan keagamaan siswa.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menunjang proses pendidikan siswa Sekolah Rakyat, baik di bidang akademik maupun pembentukan karakter selama mengikuti kegiatan belajar dan kehidupan asrama.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Gresik menerima 270 siswa baru pada 30 Agustus 2026, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Dengan tambahan tersebut, jumlah siswa yang tercatat mencapai 405 orang, termasuk siswa yang telah mengikuti program sebelumnya serta siswa titipan dari Kabupaten Lamongan.

Untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan, Pemkab Gresik menyediakan lahan seluas 6,5 hektare di Desa Raci Tengah. Pemerintah daerah juga tengah membangun gedung permanen Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp250 miliar.

Dalam proses penjaringan peserta didik, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turut melakukan kunjungan ke rumah calon siswa dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 dalam data kesejahteraan sosial.

Penulis: HMS

Editor: Redaksi