Fenomena Gim Roblox Komnas PA Surabaya Butuh Peran Berbagai Pihak

SURABAYA, Lingkar.news Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kota Surabaya menyatakan gim daring Roblox yang dinilai berbahaya bagi tumbuh kembang psikologis anak perlu disikapi dengan regulasi yang jelas.

Ketua Komnas PA Surabaya, Syaiful Bachri, mengatakan pelarangan gim Roblox saja tidak dapat menyelesaikan masalah.

Menurutnya untuk menangani fenomena ini perlu adanya perhatian dari pemerintah seperti Dinas Kominfo serta DPR RI (Komisi I) yang mampu merancang regulasi terkait pelarangan, sensor, hingga pengawasan.

Hal itu lantaran gim Roblox memuat adegan kekerasan bahkan konten berbau pornografi, sadisme, horor, pergaulan bebas, hingga inses.

Roblox Berpotensi Diblokir, Ini Kiat Aman Pilih Game Sesuai Usia

Ia menyebutkan terdapat 15 gim dalam Roblox yang teridentifikasi paling berbahaya karena mengandung konten pornografi, sadisme, horor, kecemasan, serta pergaulan bebas hingga yang sedarah.

Oleh karena itu, menurut Syaiful, perlu regulasi yang tidak hanya melarang anak-anak namun, juga ada upaya penyensoran terhadap konten-konten berbahaya di dalam gim.

Tak hanya itu, ia mengatakan perlu keterlibatan seluruh pihak termasuk keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama serta elemen bangsa lain ketika regulasi telah ada termasuk dalam hal pengawasan dan pendampingan.

Syaiful pun menekankan pentingnya peran pemerintah dari pusat hingga RT/RW, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam menciptakan ruang edukatif di dunia digital.

Sebab menurutnya regulasi pelarangan tanpa edukasi hanya akan memicu rasa penasaran anak.

“Perlu pola menyikapi dengan pemberian paparan yang bijak terkait sebuah gim, jangan dilihat game online saja, tapi ada nilai yang mau ditanamkan di sana, nilai pendampingan, kemudian meminimalisir dampak negatif dan sebagainya,” terangnya.

Jurnalis: Ant/Ceppy Bachtiar
Editor: Ulfa Puspa