wakil ketua komisi v dpr ri syaiful huda

JAKARTA, Lingkar.news Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendorong pemerintah menaikkan diskon tiket pesawat mudik Lebaran 2026 menjadi 20 persen guna meringankan beban masyarakat.

Huda meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali melobi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar tambahan insentif dapat direalisasikan sebelum puncak arus mudik.

Dorong Koordinasi Antarkementerian

Menurut Huda, masih ada waktu sebelum puncak arus mudik sehingga koordinasi antara Kemenhub dan Kemenkeu perlu diperkuat.

“Selagi masih ada waktu, kami berharap kedua kementerian bisa duduk bersama dan memberikan kebijakan yang lebih optimal bagi masyarakat pemudik,” kata Huda di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Komisi V DPR berharap besaran diskon dapat ditingkatkan dari skema sebelumnya agar makin membantu masyarakat yang hendak pulang kampung.

4 Komponen Biaya di Kewenangan Kemenkeu

Huda menjelaskan terdapat empat komponen biaya penerbangan yang menjadi kewenangan Kemenkeu, yakni Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket, biaya pelayanan bandara, harga bahan bakar avtur, dan komponen suku cadang (spare parts) pesawat.

Menurutnya, optimalisasi komponen tersebut dapat membuka ruang peningkatan diskon tiket pesawat hingga 20 persen.

Pemerintah Sudah Beri Diskon 17–18 Persen

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada 10 Februari 2026, mengatakan pemerintah meluncurkan program stimulus ekonomi triwulan I untuk memudahkan mobilisasi masyarakat dan menjaga daya beli.

Salah satu kebijakannya adalah potongan harga tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 17–18 persen untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki