
KOTA MALANG, LINGKAR.NEWS – Pengurus Wilayah Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PW PPIAUD) Jawa Timur dan Bali memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar-Program Studi PIAUD se-Jawa Timur dan Bali di Universitas Islam Malang (UNISMA), Sabtu (5/9/2026).
Langkah strategis yang dilakukan di sela-sela Workshop Bedah Instrumen LAMDIK 3.0 ini bertujuan untuk memperkuat jejaring kelembagaan serta memenuhi kriteria kerja sama dalam instrumen akreditasi terbaru.
Penandatanganan MoU yang diikuti oleh utusan pimpinan prodi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta ini menjadi komitmen kolektif dalam meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertukaran mahasiswa, dosen tamu, riset gabungan, pengabdian masyarakat, hingga publikasi ilmiah bersama.
Wakil Ketua PW PPIAUD Jatim-Bali, Umi Masturoh, M.Pd., menegaskan bahwa sinergi ini merupakan fondasi penting dalam membangun reputasi akademik di era modern.
Menurutnya, dokumen kerja sama ini bukan sekadar pemenuhan administratif untuk borang akreditasi, melainkan pintu pembuka bagi aksi kolaborasi nyata antar-kampus.
“Kerja sama antar-lembaga merupakan fondasi utama dalam membangun reputasi akademik di era sekarang. Penandatanganan MoU antar-prodi ini bukan hanya dokumen di atas kertas untuk memenuhi borang akreditasi semata, tetapi menjadi pintu pembuka bagi berbagai aksi kolaborasi nyata—mulai dari pertukaran dosen, riset bersama, hingga kegiatan kemahasiswaan yang saling menguatkan antar-kampus di Jawa Timur dan Bali,” ujar Umi Masturoh.
Sementara itu, Bidang Kerjasama dan Kemitraan PPIAUD Jatim-Bali, Dr. Evi Nurhalimah, M.Pd.I., menambahkan bahwa fasilitasi ini merupakan langkah taktis untuk mempermudah prodi anggota dalam memenuhi kriteria kerja sama pada instrumen LAMDIK 3.0.
Dengan adanya payung hukum resmi, setiap lembaga diharapkan dapat segera menindaklanjuti kesepakatan tersebut ke dalam bentuk Implementation Arrangement (IA).
“Fasilitasi MoU kolektif ini adalah bentuk langkah taktis pengurus wilayah untuk mempermudah prodi anggota. Dengan adanya payung kerja sama resmi antar-38 prodi dalam forum ini, setiap lembaga dapat langsung menindaklanjutinya ke dalam bentuk *Implementation Arrangement* (IA) untuk memperkuat Kriteria Kerja Sama pada instrumen akreditasi masing-masing,” jelas Evi.
Prosesi penandatanganan yang berlangsung khidmat tersebut mencerminkan soliditas konsorsium prodi PIAUD di wilayah IV dalam membangun ekosistem pendidikan anak usia dini yang adaptif dan akuntabel.
Penulis : Dessy Putri Wahyuningtyas, M.Pd / Akademisi – Lokasi : (Kota Malang, Jawa Timur)