
JEMBER, Lingkar.news – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lampeji di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengonfirmasi adanya menu buah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi.
“Tadi sempat dengar dari salah satu PIC (Person In Charge) dari guru, kalau nggak salah tadi terkait dengan buah,” ujar Agus Saputra di dapur SPPG Lampeji, Kamis (30/4/2026).
Meski demikian, Agus menyatakan pihaknya memberikan kesempatan kepada PIC guru yang bertanggung jawab atas distribusi, kualitas, dan pelaporan harian program untuk segera melaporkan jika ditemukan makanan yang tidak layak.
“Kalau sekiranya tidak layak difoto, ini tidak layak atau bagaimana, jadi kami segera mengganti,” katanya.
Ia menegaskan bahwa sebelum didistribusikan, seluruh menu MBG telah melalui proses kontrol kualitas yang ketat.
“Dari awal sudah dikontrol, dari banyaknya buah mungkin tadi dari pengecekan ada yang lepas satu, dua dari ribuan buah,” jelasnya.
Agus juga mengonfirmasi bahwa salah satu sekolah dasar negeri di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, menjadi penerima manfaat program MBG dari SPPG Lampeji.
“Iya betul, di sini SPPG-nya. Dapur kooperatif kok, jadi kalau ada aduan dari PM (penerima manfaat) atau masyarakat kami segera mengganti,” tandasnya.
Sementara itu, orang tua salah satu penerima manfaat berinisial MD mengungkapkan bahwa anaknya menerima dua paket MBG sekaligus hari ini, karena Jumat besok libur Hari Buruh.
“Dapat MBG dari sekolah, ini kondisinya. Termasuk yang untuk besok karena libur diterima sekarang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Jember Ahmad Helmi Luqman, yang juga Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Jember, saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki
