
GRESIK, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggalakkan Gerakan Jumat Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup tersebut dipusatkan di kawasan Pasar Krempyeng, Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik, Jumat (7/8/2026), sebagai upaya membangun budaya gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memimpin langsung kegiatan gotong royong bersama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yani mengajak seluruh masyarakat memaknai peringatan Hari Kemerdekaan dengan aksi nyata menjaga lingkungan. Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang kini semakin nyata.
“Gerakan Jumat Asri tidak boleh hanya sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan harus menjadi momentum perubahan perilaku masyarakat,” harapnya.
Bupati Yani mengatakan Gerakan Jumat Asri juga menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap program prioritas Presiden yang mendorong peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup.
“Isu hari ini adalah perubahan iklim, dan diperkirakan tahun ini memasuki musim kemarau panjang, apa yang kita perlu siapkan tentu kembali ke kondisi lingkungan kita. Untuk itu kita melaksanakan program Presiden untuk bersama-sama lebih peduli dan lebih melihat lingkungan di sekitar kita,” ujarnya.
Komitmen Pemkab Gresik soal Kepedulian Lingkungan

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong, dimulai dari lingkungan rumah, RT, RW hingga desa.
“Saya mengajak seluruh elemen di Kabupaten Gresik melaksanakan gotong royong gerakan bersama. Ini bisa dimulai dari lingkungan rumah kita sendiri, RT, RW maupun desa dan mudah-mudahan Kabupaten Gresik semakin menjadi kota yang aman, sehat, resik dan indah,” tambahnya.
Menurut Bupati Yani, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, hingga warga di tingkat RT dan RW. Ia berharap Gerakan Jumat Asri dapat membentuk budaya menjaga kebersihan sekaligus mendukung terciptanya ruang publik yang sehat, bersih, dan nyaman.
“Mari jadikan kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih bukan hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian kita terhadap masa depan bumi,” tutup Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, mengatakan Gerakan Jumat Asri merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus tindak lanjut kebijakan penataan lingkungan secara berkala yang diinstruksikan Bupati Gresik.
“Kegiatan dipusatkan di Pasar Baru Gresik dan Pasar Krempyeng Kecamatan Gresik ini untuk menciptakan area publik yang tertib dan nyaman dimulai dari penanaman pohon, pembersihan dan pemilahan sampah, rumput liar, serta normalisasi drainase,” singkatnya.
Penulis: HMS
Editor: Redaksi
